Marissa Haque Fawzi: Mbak Linda Djalil, Are You Okey? Semoga Sehat ya?

linda-djalil-ratu-atut-chosiyah-airin-rachmi-diany

Marissa Haque Fawzi: Ada Apa dengan Linda Djalil? Sehatkah Dia? Semogalah! Kok Jujur Sekali Mengaku sebagai Cah Pamulang?


Baru terkejut hari ini ketika saya mencoba mengecek hasil kerja pendekatan kepada kapanlagi.com terkait dengan pelaporanku ke Polda Metro Jaya bagian Krimsus (Kriminal Khusus) yang menangani Cyber Crime. Maka mau tak mau apa yang ditulis oleh Bundo Kanduang satu ini Mbak Linda Djalil yang semakin menunjukkan permusuhannya kepada saya, membuat saya terpaksa memasukkan nemanya kedalam LP baruku bersama beberapa nama Kompasianers lainnya.

Tadi pagi saya sms Kang Pepih Nugraha dan Mas Kandar Admin dari Kompasiana.com guna memberitahu bahwa kemarin shari Jumat tertanggal 28 Januari 2011 saya ditemani Mas Engkong Ragile Albatati melaporkan dua nama kompasianers yang patut diduga melakukan delik pidana pasal 310 dan 311 KUHPdalam koridor cyber crime. Dan para pemeriksa/penyidik akan mengirimkan surat panggilan bagi Kang Pepih dan Mas Kandar untuk dimntai keterangannya sebagai saksi dan mempertanggungjawabkan Etika Disclaimer yang dicantumkan.

Yahmemang saya baru kembali punya energi setelah Ikang Fawzi suamiku diwisuda tiga hari yang lalu. Karenanya betapa terkejutnya saya setelah menyadari bertubi-tubi banyaknya black campaign yang saya dan keluarga rasakan dikirim oleh pihak tertentu yang saya duga pula sangat ngotot jadi Walikota Tangsel. Saya pikir kalau saya diamkan maka saya akan menjadi ummat yang dzolim. Karenanya karena saya kini kuliah di dua Fakultas di UGM, yaitu: Fakultas Ekonomika dan Bisnis; (2) serta (2) Fakultas Hukum Bisnis, didorong oleh beberapa teman sekelas dekat dihati yang terdiri dari para Pengacara, Jaksa, dan sebagian besar Polisi, juga karena didorong oleh saya duga rasa saying mereka terhadap upaya kebaikan yang pernah saya lakukan, saya didorong untuk membuat LP di Polda Metro Jaya pada bagian khusus Cyber Crime/Krimsus.

Saya sayangkan Bundo Linda Djalil kasar sekali didalam mengekspresikan ketidaksukaannya kepada saya seperti yang tercermin didalam print-screen yang saya paparkan sebagai alat bukti ke Krimsus. Biarlah nanti mererka yang menentukan seperti apa dampak hokum yang akan ditimpakan sesuai dengan beberapa peraturan perundangan semisal: (1) ITE; (2) KUHP; (3) KUHAP, dan lain sebagainya. Setiap orang/setiap dari kita belajar dari kesalahan. Saya pribadi misalnya memang belajar bagaimana terpaksa harus bertoleransi terhadap kesukaan Ikang Fawzi suamikuini cerita lama dan sekarang suamiku sudah berubahcipika-cipiki dengan Memes Addie MS, berpelukan messra dan sangat erat dengan Vina Panduwinata dengan payudara/buah dada/tetek yang tinggal unjung -nya saja yang tertutup. Saya dapat menduga dan dapat merasakan betapa gemasnya suamiku kepada Vina cum Memes kala saya tidak berada bersama mereka semua. Sejujurnya, saya pribadi memang sudah menyatakan langsung kepada mereka semuanya yang terkait–kecuali Kevin Viera anak Addie-Memes yang saya anggap anak ingusan kemarin sore yang sok tahu! namun stelah saya maafkan ini. Tapi baik memang baik Vina maupun Memes tidak pernah merasa salah dengan apa yang mereka lakukankhususnya Vina Panduwinata. Semoga Addie MS dapat membimbing istrinya sepulang dari Haji kemarin ini. Termasuk juga semoga Mas Boy Yudho dapat menasehati istrinya agar tidak berupaya merangsang suami orang lain melalui upaya yang saya duga disengaja mempertontonkan perhiasan miliknya berupa payudara/buah dada/teteknya.

Permintaan saya kepada para suami kedua wanita terhormat itu dengan pertimbangan ilmuah bahwa menurut sebuah jurnal dari Oklahoma City Amerika Serikat, ditemukan bukti kuat bahwa tak ada seorang pria normal manapun juga yang tidak tertarik dengan payudara/buah dada/tetek sejak dia lahir dibumi, karena para bayi harus menyusu pada ibunya. Oleh karenanya ,mamae (nama Latin dari payudara/buah dada/tetek para ibu) mengajak para bayi memanggil ibunya dengan utterance/ujaran/sebutan kepada yang meyusuinya/melahirkannya dengan sebutan: (1) Mama; (2) Mother; (3) Moeder; (4) Mbok; (5) Mak, (6) Umi, dan lain sebaginya. Bahkan selain menyusui bayinya, para ibupun terkadang harus menyusui suaminya. Karenanya, terdapat sebuah indikator/petunjuk awal bahwa bilamana seorang perempuan mengobral payudara/buah dada/tetek yang dimilikinya, diduga bahwa dia sedang krisis kasih sayang dari suami aslinya. Sehingga patut diduga si perempuan tersebut membutuhkan kasih-sayang atau perhatian dari para suami orang lain! Terkait dengan Ikang Fawzi suami saya, saya tidak sudi Vina Panduwinata menebar hasrat tertentu terkait dengan NOVUM (alat bukti) berupa foto saat dia nyanyi diacara Odessey-nya Addie MS buah karya salah seorang photographer Indo Pos Jakarta/JPNN, Wajar bukan? Namanya juga seorang istri! Saya sangat yakin seluruh istri dipermukaan bumi ini wa bil khusus yang beragama Islam akan menyatakan keberatan sama dengan apa yang saya ekspresikan ini! Allahu Akbar!

Sumber: 

Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?


2 Responses to “Marissa Haque Fawzi: Mbak Linda Djalil, Are You Okey? Semoga Sehat ya?”

  1.   lia Says:

    selamat untuk kelulusan sang suami tercintanya bunda.

    saya sangat respect dgn pendidikan yg tinggi dan keilmuan yg tinggi. Linda Djalil memang semakin aneh saat dia sakit.

    Bersabarlah bunda…

    Insya Allah orang sabar akan mendapatkan ketenangan dari Allah baik di dunia dan akhirat.

  2.   kk Says:

    aduh mba, cantik amat saat Lustrum FH UGM dua ahri lalu di Yogyakarta. Cepata lulus dan jadi hakim yang bijak yah?

Leave a Reply