Tak ada Dendam dan Tak Perlu Membalas
Memaafkan Berbagai Kedzoliman
‘Oknum’ Pro DPP-PDIP & Ratu Atut ChosiyahkepadaSaya Sekeluarga Baik Melalui TV, Koran, maupun Internet.
Tak ada Dendam dan Tak Perlu Membalas
Saya faham, ditengah masyarakat bergetah Indonesia, tidak mudah menerima perlakukan tidak seimbang, curang, manipulasi, serta konspirasi dominan dari oknum kelompok elit disekitar kita. Indonesia memang sebuah negeri demokrasi, namun kalau boleh jujur level/kelasnya baru sampai pada demokrasi prosedural — sangat jauh dari harapan demokrasi konstitusional dalam koridor ruh sebuah negara berdaulat penuh seperti yang diharapkan oleh para founding fathers kita disaat kemerdekaan Indonesia dideklarasikan. Diperlukan dukungan doa dan moral support yang berkelanjutan (terus menerus secara kontinyu dan stabil) diantara para penjujur keadilan negeri ini. Demi menuju Indonesia yang lebih bermartabat, semoga dalam tempo yang tidak terlalu lama lagi. Semoga, amin.
Banalisasi sebuah kejadian jahat yang berulang dan berkelanjutan sehingga dipercaya sebagai tidak jahat lagi yang dilakukan oleh oknum atau beberapa oknum yang merupakan perpanjangan tangan oknum status quo Orde Baru belakangan ini, semakin hari semakin terasa menjadi-jadi. Padahal rakyat telah terpaksa mengakui bahwa didalam masa sepuluh tahun terakhir telah terjadi sebuah perubahan besar. Namun kiranya, reformasi Indonesia dianggap dianggap oleh sebagian besar rakyat Indonesia tidak berjalan sesuai dengan harapan.
Seberapa jauh perubahan positif telah dirasakan oleh rakyat seperti apa yang mereka propagandakan dalam iklan layar kaca dan internet? Sampai hari ini rasanya tidak pernah benar-benar ada yang melaporkan telah melakukan riset intensif terkait dengan masalah tersebut. Apakah dengan menjadi bagian blogger network kita dapat menyumbang pemikiran progresif dan mengubah situasi status quo ketinggalan zaman warisan masa lalu, menjadi lebih promising bagi masyarakat lebih luas secara merata dan berkeadilan? Sejujurnya saya merasakan benar adanya, bahwa e-diplomacy atau jejaring diplomasi cyber/dunia maya adalah diplomasi masa depan ummat manusia dimuka bumi ini. Kurang lebihnya seperti our wolrds second life-lah.Besar harapan saya bahwa dunia keluarga besar blogger Indonesia kedepannya dapat menjadi sebuah industri mumpuni berbasis inovasi dan kreativitas seperti yang selama ini secara pesat terjadi di Korea Selatan.Dan membawa KESEJUKAN bagi Indonesia dengan menjadi media alternatif tabbayun (klarifikasi) dalam koridor komunikasi diplomatik.
***
Marsha Chita Fawzi, Seniman Mungilku yang Mature.Sekitar dua mingguan yang lalu, Kiki bungsuku ini menelpon Ikang suamiku sambil menangis. Our angel ini sangat jarang menangis. Kalaupun juga hal ini dilakukan, pasti ada hal mendesak yang membuat rasa keadilannya terganggu namun belum mampu melakukan pembelaan atas gangguan tersebut. Sejak kecil karakter Kiki adalah jenis anak mandiri yang sebagian besar kebutuhan hidupnya ia selesaikan sendiri sampai tuntas. Seingat saya, Kiki menangis bila sedang sakit (menjelang operasi usu buntu saat TK dulu) atau atau menjelang haid diawal kejadian pertama kali mendapatkan haid. Rupanya dikampus MMU (Malaysian Multimedia University) dimana jaringan internet sangat baik dengan kilobytes per secon-nya yang tinggi, teman-teman Kiki menemukan berita bullying yang diduga dilakukan oleh jaringan pendukung para vandalists Ratu Atut Chosiyah dan beberapa oknum dari DPP PDIP baik yang berada di DPR RI maupun yang tugas di kantor pusat Lenteng Agung. Berita yang diproduksi diduga dengan niat pembunuhan karakter seperti misalnya melalui ruang respon dibeberapa media cyber nasional semisal www.kompas.com dan lainnya. Secara khusus dapat dilihat sejumlah dialog liar dan liar yang bertebaran dalam ruang chating/diskusi dua arah dalam www.detikforum.com maupun blogs pribadi yang abal-abal! Astaghfirullahaladziiim… Ampuni mereka semua ya Allah…kelihatannya mereka tidak tahu apa yang mereka sedang lakukan.
Rupanya Chikita my baby tidak terima Ibunya tercinta dijelek-jelekkan oleh mereka yang diduga dilakukan secara by design dan serius oleh jejaring mereka tersebut diatas.Tulisan sederhana saya kali ini, hanya sekedar memberikan sedikit gambaran kepada saudara dan saudariku pengunjung www.marissahaque.blogdetik.com dan yang pernah mengetahui sepak terjangku didalam membela dan keberpihakan terhadap rakyat Indonesia semisal di: www.marissahaque-haji2005.com termasuk juga diwww.buyatdisease.com.
Curhat terbuka saya kepada seluruh saudara dan saudari baruku melalui blognet media dimanapun anda berada, semoga menjadi gambaran selintas bahwa kami para figur publik yang telah dan sedang serius membela rakyat dan negara jauh dari pujian dan tepuk tangan meriah. Sangat berbeda ketika kami sedang berada diatas panggung atau layar kaca/perak.Bahwa perjalanan panjang menuju menjadi Kekasih Allah sangat sering turut melibatkan stabilitas emosional orang-orang terdekat kita dirumah/anggota keluarga/mereka yang paling kita cintai dan dekat dihati.
Menurut Marsha Chikita ku tercinta yang sangat mengetahui perjalanan panjang jihad ibunya untuk masyarakat Banten melalui Pilkada 2006 yang lalu, berita mengenai saya Marissa Haque pada`media-media yang muncul tersebut sebagian besar tidak ada yang benar-benar lengkap yang secara holistik menceritakan kebenaran apa adanya. Berita yang muncul menurut Kiki terpenggal-penggal, entah sengaja atau tidak sengaja. Sehingga informasi yang sampai lepada pembacanya dimanapun berada terkesan compang-camping dan cenderung kontra produktif bagi langkah perjuangan jihad Banten saya — Ibunya Chikita ini.
Allahu Akbar, nak! Terimakasih banyak cintaku, atas keberpihakanmu kepada perjuangan panjang Ibumu untuk ranah Banten. Provinsi Banten adalah tanah leluhur nenek moyang Ayah Ikang dari pihak Mbah Yuya yang berasal dari Lebak, Banten. Ternyata kamu sudah semakin matang didalam menganalisa dan memajukan kritik nak. Ibu sangat bangga kepada perkembanganmu ini. Alhamdulillah Ya Rob…
I am okey nak, I am fine, demikian jawabku melalui sarana komunikasi chatting di Yahoo Messanger beberapa hari yang lalu. Yahoo Messanger intrument ini benar-benar dapat memangkas biaya pulsa telpon Ikang dan saya disaat ingin mengecek keberadaan serta kondisi anak-anak kami dimanapun mereka berada. Duh! Alhamdulillah Chikita sayang putri kebanggan Ibu Icha dan Ayah Ikang. Banyak baca doa tolak bala ya nak? Kami berdua ditambah kak Bella setiap hari mendoakan keberhasilanmu didunia akademik dinegara tetangga Malaysia sana. Cepat pulang diakhir tahun nanti ya sayang? Tak sabar rasanya Ibu, Ayah, dan Kak Bella untuk segera memeluk dan menciummu nak. Bismillah sayang…
***
Keberuntungan Memiliki Suami Bijak dan Tenang Seperti Ikang.
Beruntung saya memiliki suami seperti Ikang yang tenang dan bijak. Apapun yang terjadi ia selalu mampu menjadi penyeimbang serta penyejuk raga bagi kami sekeluarga. Ditambah lagi Ikang mampu selalu bersenandung dan sering menyanyi bersama gitar electricnya diruang musik keluarga dirumah kami di wilayah Bintaro, Tangerang Selatan. Dan motto kami sekeluarga adalah OUR FAMILY ALWAYS STICKS TOGETHER.
Sehingga bila saudara-saudariku pengunjung bog saya ini selalu melihat saya mampu tampil tegar didalam memperjuangkan prinsip MEMBINGKAI POLITIK DENGAN HUKUM dan MENJUJURKAN KEADILAN, alhamdulillah selain karena doa kepada Allah SWT yang tak pernah henti, juga karena saya memiliki seorang suami yang luar biasa memberikan dukungan total kepada seluruh aktivitas istrinya, juga kedua anak-anak yang sholehah serta baik prestasi akademiknya.
Ahamdulillah Ya Allah… inilah yang dinyatakan didalam QS. AR-Rahman yang didalamnya disebut berkali-kali: Fabi ayyi ala i Robbi kumma tukadzdzibaannn… Nikmat mana lagi yang akan kau dustakan hai manusia… Terimakasih banyak Ya Allah… terimakasih… terimakasih… terimakasih… Tidak ada lagi yang kupinta, kecuali selamatkan generasi penerus Indonesia ini Ya Allah. Anak-anakku Bella dan Kiki, serta seluruh anak-anak Indonesia lainnya diseluruh tanah air. Merekalah semua the agent of change yang sejati dari bangsa ini. Yes, CHANGE we believe in, kata Presiden AS Obama.
Orang-orang mulia berhati kesatria adalah mereka yang bersedia berjuang tanpa kenal pamrih dan lelah. Hidup perjuangannya selalu tajam dalam fokus yang terarah. Aspirasi hajat hidup orang banyak dari kelompok the silent majority adalah nafas perjuangannya. Manusia pejuang dihargai atas apa yang telah dilakukannya, tidak memperdulikan berhasil atau belum berhasil. Karena itu hanyalah masalah berikutnya dan pernyataan resmi didalam kepala.
The best way to escape from a problem is to solve it! Jadi jangan pernah lari dari perjuangan, sekali kita menyatakan maju dalam sebuah perjuangan yang kita yakini kebenarannya serta bersandar hanya kepada-Nya.
Orang-orang mulia pilihan Allah teruji dan insya Allah yang mampu lulus dalam pertahanan hidup serta kehidupan yang bersandar hanya kepada Allah SWT semata. Kenapa tidak agar Indonesia tahun 2009 kedepan juga mampu menghasilkan kemewahan perubahan yang sama seperti apa yang telah terjadi disebuah negara adidaya berjarak half way round the world Amerika Serikat baru-baru ini. Perubahan Indonesia, perubahan pemimpin Indonesia, untuk masa depan Indonesia yang lebih bermartabat. Insya Allah
Bismillahi tawakal Allallaaahh la haula wala quwwata illabillaaaahAllahu Akbar! Merdeka!
***












November 27th, 2008 at 18:27
hy..
mba marissa…
saya bukan penggemar atau fan mba..
tp saya adalah saudara mba….
yg berjuang tuk menjadi kekasih Allah…
yah…
saya bedo’a apa yg mba perjuangkan mudah2an berhasil dan di ridhoi Allah..
saya paham ko sama mba..
karna qt satu jalan dlm menuju Allah…
Tp hanya cara nya saja yg beda…
semangat ya mba…
ALlah sll bersama qT…
November 27th, 2008 at 18:40
Aslm.wr.wb.
Semoga Allah senantiasa melindungi dan memberikan kekuatan kepada hamba-Nya yang berjuang menegakkan kebenaran dan keadilan…
Saya juga pernah merasakan tipu daya, pemutarbalikkan fakta, dan sejenisnya.. Akan tetapi blm sebesar Mbak Marissa hadapi..
Di negeri ini, Kekuasaan dan Uang memang masih mampu mengalahkan kebenaran dan keadilan …
Kita yg benar, memperjuangkan keadilan, tapi tersisihkan, harus menggunakan strategi yg tepat sehingga mampu mengalahkan kezaliman dan tirani penguasa..
Tapi yakinlah, kebenaran akan selalu berbicara pada waktunya, sehingga kebohongan, kezaliman dan tirani akan hancur karenanya..
Salam Perjuangan Untuk Keadilan…
Puji Rahmat
November 27th, 2008 at 19:14
saya hanya mau berkomentar sedikit..yang jelas saya sepenuhnya salut sama mbak marisahaq..yach saya hanya dapat membantu do,a semoga alloh swt selalu bersama hambanya yang sabar..salam dari negri macau
November 27th, 2008 at 20:50
salut, dan mencerahkan
November 27th, 2008 at 20:50
sedihnya adalah kenapa mesti terjadi dg sesama muslim …mudah2an semua punya tujuan yang sama yaitu mensejahterakan rakyat Indonesia dan malu pada diri sendiri yang punya potensi dan kekuasaan untuk mengubah Indonesia tapi tidak berbuat apa2
November 28th, 2008 at 00:40
mbak merupakan pasangan yg sy kagumi sejak lama dan ada semacam mimpi utk dapat mengikuti jejak yg kalian berdua jalani. tidak mudah memang dan butuh orang yg bs benar2 jd soulmate buat kita. Hal yg tidak semua org bisa miliki itu. kelengkapan dan semua yg Allah berikan buat mbak dan mas Ikang adalah sebuah semangat dan inspirasi bagi banyak orang, dan adalah wajar jika banyak kesan akan berdatangan; senang, benci, memuji dan memaki serta menohok dari belakang. apalagi ketika mbak juga dapat dengan jujur bicara ttg politik dan hukum yg kita punya.
Allah tidak mengenal kata berhenti pada umatNya utk memperjuangkan kebenaran kan mbak? meskipun menggelisahkan dan bikin mankel, kita tetap harus yakin dengan janji Allah untuk memperlihatkan kebenaran. Ia akan berdiri walau bagaimanapun kuatnya tirani menghalangi.
Good Luck Mbak Icha n mas Ikang. Moga keharmonisanmu menular bagi semua pasangan hidup di negeri tercinta ini.
November 28th, 2008 at 07:55
Wanita yang luar biasa..:) . terinspirasi aku membacanya…
November 28th, 2008 at 08:10
Salut dgn Mba Marisa, tapi saya mau koreksi sedikit di kalimat ‘Yes, CHANGE we believe in, kata Presiden AS Obama’. Obama belum disumpah, jadi dia masih Presiden terpilih (President elected) AS belum Presiden AS.
November 28th, 2008 at 09:09
Dear Mba’ Icha,
I’m really impress about anything that u’ve struggle for. All I can say is please never stop to defend everything which is right.
Not just about struggle to break into fake certificate of University of Ratu Atut but also for this country (government).
I always like u as an artist or political person. God Bless U and Ur family always Mba’ Icha.
Regards
Fitrinia
November 28th, 2008 at 09:48
Mbak Icha beserta keluarga ….. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi … Amien …
Saya salut atas perjuangan mu yang tanpa lelah. Insya Allah dan atas ridlo Allah. semoga perjuangan Mbak Icha tanpa pamrih dan semata-mata demi kebenaran dan keadilan ….
Saya ingat kata-kata Ustadzh Mamah Dedeh bahwa Allah memberikan derajat keimanan kita dan memberikan cobaan dan ujian bertujuan untuk mengukur keimanan kita ….
Salam dari saya ….
November 28th, 2008 at 09:54
Good luck mbak icha, bangga jg nich punya almamater yang “Tough”
November 28th, 2008 at 11:30
Assalamualaikum….
salam sejahtera dari saya…..
saya hanya ingin ngungkapkan….. teruslah berjuang Bunda Icha….
perjuangkan apa yang Bunda anggap itu benar… Semoga Alloh selalu melindungi Bunda Icha sekeluarga….
Tetap yakin………….
Bahwa yang benar itu akan menang.. dan Alloh akan menunjukkan jalannya..
Amin
November 28th, 2008 at 12:02
Dear Mba Marissa yang ak kagumi,
Sepenuhnya aku mendukung apa yang tengah mba alami saat ini..kuatkan hati dan jalani dengan penuh kesabaran dan tawakal.InsyaAllah,kebenaran akan datang memihak ke mba…
Perempuan memiliki 1000 karakter yang secara tidak keseluruhan dapat terpancar,walau penampilan di luar terlihat manis belumlah tentu sama seperti pancaran hatinya…
Meskipun tandinganmu dapat terlihat seperti itu,janganlah engkau memiliki sifat sepertinya karena engkau jelas2 beda!engkau jauh lebih cantik baik dalam dan luar.
Jadilah seorang Sufi Perempuan sejati yang mampu melawan musuh2mu di jalan agama,bukan yang saling tuduh menuduh atau menjelek2kan sesama muslim…
Aku yakin engkau seorang muslimah yang baik….biarkan mereka tertawa saat ini karena yang tertawa lebih dulu dialah yang akan menangis lebih lama..
Semangat lah…kami mendukungmu dengan doa-doa..
Rgds,
Diah
November 28th, 2008 at 12:04
saya mengerti perasaannya mbak marisa, saya tidak seberuntung mbak marisa, namun dalam beberapa hal kita memiliki kesamaan, saya memiliki potensi, pekerja dan penuh dedikasi, hanya saja di negara kita, it’s not enough! jadilah saya manusia biasa, dengan memiliki perasaan luar biasa. yang bisa dilakukan hanyalah menunjukan sikap terbaik untuk segala suasana, hanya itu yang bisa dilakukan, intinya jangan menyerah dan tetap semangat
November 28th, 2008 at 12:18
Abi Rifqi
Assalamu’alaikum wr wb.
Selamat berjuan. Selama niatnya benar, caranya benar, tujuannya benar Insyaalloh dibantu oleh malaikat Alloh. Tapi hitung juga kekuatan jangan sampai Marisa dizholimi dengan sangat parah.
Saya ngak menyangka Marisa berbeda dgn apa yang saya tahuu.
November 28th, 2008 at 12:34
Mbak Icha,
Pada akhirnya yang benar akan menang…….. terkadang banyak kebohongan yang melingkupi para penguasa seperti mereka yakin akan hidup selama2nya dan Tuhan telah telah tidur……. percayalah Allah tak tidur….dan kebenaran akan terbuka pada waktunya.
Salam,
Indah
November 28th, 2008 at 12:37
Dear Mba marissa…
Saya hanya ingin mengatakan Maju Terus Pantang Mundur….GOD BLESS U
Love,
Dewi
November 28th, 2008 at 14:15
Buat Ibu Marissa,
Semoga keyakinan akan terus mantap. Saya rakyat biasa yang sudah bosan dengan kebohongan publik.
Salam buat keluarga
November 28th, 2008 at 14:31
asl. mu’alaikum wr.wb
Dear Bunda Icha, sebelumnya saya sempat kecewa waktu dulu bunda memilih menjadi kader partai kepala banteng tersebut, sementara kalau dilihat semangat jihad bunda rasanya akan kontras dengan jiwa partai tsb.
Ternyata benar saja kekecewaan saya tersebut, mereka ternyata tidak berpihak pada yang tepat dan benar-benar mampu saat menunjuk wakil mereka di prop Banten. Sampai akhirnya keberanian bunda untuk jalan terus mencalonkan diri mengundang badai sehingga bunda di copot dari posisi anggt dewan utusan partai itu.
Oleh karena itu bunda tolong cermati dan berhati-hati dalam memilih wadah untuk berpolitik dan berjuang. agar tidak kembali didzolim. Pilihlah yang memiliki visi perjuangan yang sama dengan yang bunda cita-citakan.
Tetaplah semangat berjuang untuk menunjukkan yang benar..
November 28th, 2008 at 14:48
Semoga kebenaran lah yang tetap akan menang dan kuharap Indonesia selalu berpihak pada kebenaran apapun kondisinya
November 28th, 2008 at 15:06
Sejujurnya.. saya pesimis, dan skeptis terhadap hampir SEMUA pemimpin di bangsa ini. Khususnya mereka yang duduk di bangku DPD, DPRD maupun para pejabat gubernur sampai presiden..
entahlah..apakah niatan “mulia “mereka yang mereka selalu sebutkan.. demi bangsa..”bismillah” , dsb.. itu benar2 murni dan tetap murni ketika godaan harta dan tahta mengalir deras.. lebih deras dari air bah sepertinya..
Saya pribadi ..merasa pemimpin daerah asal suami saya itu, “musuh ibu marissa” bukan ornag yang tepat menduduki posisi tsb.. ga ada apa-apanya.. paling-paling cuma nambah kekayaan sendiri dan banyakin Kroni.. malahan sekarang.. anaknya yang dulunya pake anting, gondrong .. pacaran ama artis..eh malah mau jadi Caleg.. bisa apa dia? poster dan kalendernya sudah menyebar luas.. tampilannya sekarang..pake kacamata..baju kok.. berusaha keras merubah image ya..
ga tahu deh bu, mau jadi apa bangsa ini..
saya cuma bisa bilang… Tuhan ga buta, ga tuli… akan ada waktunya .. bau busuk terbongkar.. siapaun yang menyimpang bangkai.. akan terkuak..
November 28th, 2008 at 15:23
Sejarah membuktikan org yg penuh dgn niat baik…banyak sandungannya
muncullah org2 jahat dgn segala ego dan keserakahannya………………..!!!
Mbak kan udah berjuang & berusaha……sisanya berserah diri sama Allah
pasti ada kebaikan dibalik semua ini.
Soal klakuan lawan politik mbak yg sudah mendiskreditkan nama baik mbak
abaikan aja…mereka sedang menunjkan kerendahan moralnya di depan masyarakat luas.
Saya adalah org yg tidak berpihak pada partai politik manapun…tapi saya merasa prihatin atas perlakuan tidak terpuji org lain terhadap mbak…simple aja kenapa saya komentar…karna menurut penilaian saya meskipun belum kenal…keluarga mbak meskipun keluarga artis saya liat cukup harmonis dan santun, demikian juga sodara2 mbak keliatannya rukun2 semuanya.
Berdasarkan sejarah yg jahat itu cepat atau lambat pasti kalah…..yg penting kita mesti tawakal terus sama Allah…insyaallah selamat dunia & akhirat….amiiin.
November 28th, 2008 at 15:30
Oh iya lupa sampaikan salam saya buat suami tercinta Ikang Fauzi…salam kenal dari saya…turut bahagia melihat keharmonisan keluarga anda….
karena kebetulan sekarang ini saya lagi tidak seberuntung seperti yang anda miliki….mudah2an nanti…insyaallah…..amiiin.
November 28th, 2008 at 15:37
duh,,mba icha….bahasanya tingkat tinggi bangeeett…aku ga ngertiii!!!!
emang beda yah kaum intelektualnya…. S1 lawan S3 gitu looohhhhh
November 28th, 2008 at 16:16
Ass.Wr.Wb.
Semoga Allah Swt senantiasa melindungi orang orang selalu bijak dalam mengemban tugas amin!!!, Oh ya salam buat suami? isteri saya juga orang dari Warunggunung Rangkasbitung, Banten.
Salam Taqzim
Ti Katebihan, anu ngumbara.
November 28th, 2008 at 17:59
Ass.WW
Salut buat Mb Icha. Semoga bertambah banyak anak bangsa ini yang mengikuti jejak pemikiran dan tindakan Mb Icha. Kita harus senantiasa yakin dan percaya, pada masanya nanti, kebenaran akan terbuka, sehingga kebohongan, kezaliman, dan kedurjanaan akan hancur.
Wass….
November 28th, 2008 at 18:15
Jazakumullah khoir Mas Puji Rakhmat dan Mbak Anny yang baik, saudara dan saudariku yang dikasihi Allah. Mohon doanya ya? karena saya merasa mulai tidak ada kesanggupan lagi untuk bertahan. Karena teror-teror resmi by design mereka lakukan karena secara berjamaah mereka menguasai media & mampu membayarnya. Namun saya memaafkan mereka. Doaku adalah semoga sebelum saat ajal menemui kita semua keinsyafan segera mereka semua raih dan kembali kejalan yang benar. Insya Allah… Mohon sampaikan salam kasihku pada keluarga dirumah ya?
Salam takzim, Marissa & Ikang Fawzi.
November 28th, 2008 at 20:40
Saudara saudariku yang disayang Allahh… hatur nuhun… jazakumullah khoir…
God bless you all!
Salam kasih,
Marissa.
November 28th, 2008 at 21:51
saya senang membaca postingan ini. padahal hari selasa malam minggu pertama november 2008 yang lalu, saya sempat simpati thd mbak marissa. Saat itu saya menghadiri sebuah pertemuan dengan seorang ustadz tua di Anyer. Respect saya lenyap ketika mendengar dengan telinga saya sendiri, bagaimana komentarnya ttg musibah yang dialami mbak marissa dg mbak Atut. Sungguh saya melihat kemunafikan sebuah pertemanan malam itu…
tapi saya bersyukur, kekecewaan saya langsung cair setelah membaca postingan mbak marissa malam ini… Anda memang …. apa ya…. pokoke salut deh. Salam buat mas Ikang dan anak-anak. Semoga keluarga anda senantiasa disakinahkan Allah! Amien…
Salam juga buat bang Rano (kalo ketemu). Semoga Allah menjadikan amal baiknya waktu dulu kami buka puasa bareng dengan ratusan anak2 yatim piatu di senayan… sebagai penyembuh buat penyakitnya!
November 28th, 2008 at 23:54
Semoga ibu Icha tetap pada sikap sekarang dan jangan mundur selangkahpun, teruslah maju, saya ingin Banten Maju dan berkembang agar tidak tertinggal dari Propinsi lainnya tanpa meninggalkan akidah-akidah islam, maju terus ibu Icha
November 29th, 2008 at 10:58
Sampai menetes air mataku membaca tulisan mbk Icha…
Terus berjuang ya mbk…jangan patah semangat.
Tuhan tidak pernah tidur.
November 29th, 2008 at 11:55
berjuang dan pantang mundur ya mbak..
November 29th, 2008 at 12:50
Kita tidak harus sedih pada saat kita didzolimi oleh orang lain, tetapi kita harus sedih pada saat kita melakukan kedzoliman kepada orang lain. Saya bukan orang Banten tetapi saya sangat mendukung siapapun yang ingin membebaskan Banten dari keterbelakangan akibat dari penguasaan Banten oleh kelompok tertentu.
November 29th, 2008 at 15:31
Diemin aja… Ntar juga capek sendi. Segala kejadian itu baik untuk mukmin. Jikamengalami kejadian baik, ia bersyukur. Jika mengalami kejadian buruk, ia bersabar. Saat kita dizholimi adalah saat yang mustajab untuk berdoa. Bersyukurlah…..
November 29th, 2008 at 20:19
dear mba icha..
saya sorang ibu muda dengan anak berumur 1,7thn yang sgt cerdas utk usianya sy sampai bs membaca blog ini krn keisengannya meng”klik” hehe selalu istiqamah dlm berjihad dijalan allah swt y mbak.. never give up to “change” ..
November 29th, 2008 at 23:10
Umi Meisarah… masya Allah cium sayang buat anakmu sang cerdas itu ya?Cup…cup…
November 29th, 2008 at 23:22
Mbak Icha Yth,
Senang sekali blog ini kembali update dengan tulisan Mbak Icha yang bernas.
Semoga Mbak Icha tetap sabar. Insya Allah ancaman apapun, entah itu fisik atau tak berbentuk tak akan dapat mempengaruhi Mbak, karena tanpa izin-Nya tak akan ada sesuatu yang bisa terjadi.
Semoga apa yang Mbak Icha cita-citakan dapat tercapai meski itu butuh waktu dan perjuangan. Jangan takut dan jangan khawatir karena yang simpati pada Mbak Icha tetap banyak.
Salam dari keluarga di Bekasi.
November 29th, 2008 at 23:22
jazakumullah khoir Mas matahari Timur saudaraku… ya …ya… saya faham.. Let it be ya? Oya, saya berusaha masuk ke blogdetikmu, namun kok seperti ada blocking-nya gituuu… Padahal saya intip sekilas tata letaknya menarik sekali. Sukses untukmu juga ya adinda. Salam pada keluarga dirumah.
Salam takzim, Marissa.
November 30th, 2008 at 00:52
Assalamu’alaykum
Dear Mb’ Icha,
Setelah membaca postingan Tidak ada Dendam dan Tak perlu membalas ini
Sesungguh berat juga perjuangan tapi terdapat semangat yg tinggi bwt maju terus pantang mundur….
ini menjadi contoh bwt Wanita2 Indonesia yang lain
Apa resepnya sehingga Mb’ Icha menjadi tegar seperti ini?
selain dukungan dari Kang Ikang dan anak2 lhoo
Makasih Banyak
Wassalamu’alaykum
November 30th, 2008 at 06:28
Ass. Ww. salamsejahtera sll. to Kel, Mba’ Icha… semoga Allah SWT selalu melindungi langkah dan perbuatan yang positif mba’ Icha…
Semua memang perlu kesabaran dan ketawakalan dalam menghadapi situasi
sperti yang mba’ Icha alami, untuk mencapai pastabiqul khairat tentunya
harus memperhatikan nilai dari pada niat ikhlas itu sendiri…
semoga langkah dan perbuatan mba’ Icha selalu mendapatkan petunjuk dari Allah SWT. doa kami dari anak-anak yatim piatu Assurur keb. jeruk jak-bar.
http://pantiasuhanassurur.blogspot.com
Wassalam….
husni
November 30th, 2008 at 11:40
Assalammu’alaikum….
terus terang saya kagum dgn kecerdasan mb icha, jg keluarga selebriti yg jauh dari gosip2 miring.
teruskan kiprah mba di dunia politik yg mungkin sdh menjadi pilihan mba & mas ikang.
tapi saya punya saran(boleh kan?), mbok ya jgn selalu berorientasi & berpihak pd politikus/pemimpin perempuan yg (ma’af) kurang pandai & tdk memiliki jiwa leadership.
terus terang menurut pandangan sy sa’at ini di indonesia belum ada calon pemimpin perempuan yg mampu untuk mengatasi krisis di negara kita.
TERUSLAH BERJUANG DGN PENUH KESUNGGUHAN, INSYAALLAH KEBENARAN AKAN TEGAK KEBATHIALAN AKAN HANCUR…..good luck!
wassalammu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
November 30th, 2008 at 20:42
Ass,Wr,Wb
Dear Mba Icha..
Aku bukan orang yang mengerti politik,tapi membaca dan melihat perjuangan mbak melalui tv dan media yg lain..saya salut ada wanita yang begitu berani seperti mbak..demi menegakan keadilan sudah sepatutnya kita pantang menyerah ya mbak..apalagi suami dan putri2 tercinta mensupport dan mendukung mbak..sebagai sesama kaum wanita saya sangat bangga sekali..
tetap semangat ya mba dan jangan pernah berhenti berjuang demi keadilan
Wass,Wr,Wb
U-see
November 30th, 2008 at 21:42
Assssalaamu’alaikum Mbak. Salut buat Mbak. Di dunia politik yang berdebu ini sulit kiranya menemukan orang seperti Mbak yang istiqamah berjuang untuk keadilan. Tetap istiqamah, Mbak.
December 1st, 2008 at 09:00
Sabar yah mbak marissa, begini lah tanda2 akhir zaman, kekuatan si jahat akan semakin berkuasa didunia ini, caci maki, fitnah kepada seseorang merupakan salah satu tanda2 tersebut, yang pasti tetap berdoa kepada Yang Maha Kuasa, biarlah hanya Tuhan yang bisa membalas perbuatan2 oknum tersebut, manusia boleh menyimpan kebohongan dalam dirinya, tetapi orang2 tersebut nggak bisa menipu Tuhan…..sabar yah mbak, maju terus dan tetap berkarya demi kemajuan bangsa dan negara tercinta kita ini…..
salam damai dan sejahtera
andre
December 1st, 2008 at 09:25
bunda…doa saya semoga bunda tetap tegar dan tawakal, semoga segala urusan bunda dalam membela kebenaran selalu di mudahkan oleh Allah SWT. Salam buat keluarga….
December 1st, 2008 at 11:06
Assalamualikum wr wb ….
Saya kurang mengerti tentang politik mbak .. Tapi saya salut dengan perjuangan mba ….
Mba dan keluarga merupakan inspirasi bagi saya sebagai wanita pekerja …
Teruskan katakan benar jika itu benar …..
December 1st, 2008 at 13:44
dear mba icha..im supporting u..only one word for ATUT and Her friends “THEY ARE REALLY JERK”..
balasan bagi orang-orang yang sabar ketika didholimi dan menghindari perdebatan padahal ia berada dalam posisi yang benar adalah Allah akan memanggil nya dan mempersilahkan masuk kedalam syurga daripintu mana yang ia inginkan..ok mba..
December 2nd, 2008 at 12:47
segala sesuatu yang hadir pada kita,Sucses or gagal semua mengandung HIKMAH, dan apabila kita bersabar dan bertawakal hanya kepadaNYA, maka itulah Takdir yang sesungguhnya. met kenal, kapan main-main ke Bromo….?
December 2nd, 2008 at 16:39
salah satu perempuan terbaik di negeri ini…yang berhasil dalam mendidik keturunan dan “kariernya”…engkau menjadi salah satu inspirasi hidupku..Allah akan selalu menunjukkan jalan terbaikknya untuk kita yang selalu di jalanNYa..
December 2nd, 2008 at 20:23
Saya bangga masih ada public figure spt mbak Icha… meskipun mbak dalam kondisi yg memprihatinkan, saya ucapkan good luck… terus berjuang.. Yakinlah, Insya allah perjuangan mbak Icha tdk sia-sia….
December 2nd, 2008 at 21:09
Salute……
pantang mundur mba icha….
groetjes van me, tom
December 3rd, 2008 at 02:05
Surga, tempat terindah yg kita mimpikan sbg kamu Muslimin dan Muslimat. Namun, ia terlalu kecil utk memuat semua kita. Hanya org2 tertentu yg berhak kesana. Sedikit manusia yg berhati bersih di dunia ini. Hanya org2 yg benar2 tulus yg berhak mendapatkan syurga di hari kiamat kelak. Manusia dengan sifat dengki, iri dan khianat terhadap sesamanya lebih pantas ke Neraka ketimbang merindukan syurga. So, dont worry my profesor!
December 3rd, 2008 at 05:50
Wanita tangguh yang penuh dengan inspirasi bagi seluruh kaumnya..
Semoga selalu di berkati NYA..
Teruslah menjadi inspirasi positif bagi kaum mu mbk
December 3rd, 2008 at 09:07
Alhamdulillah, mba Icha mendapatkan ujian dari Allah. itu pertanda Allah sayang sama kita. cobaan atau musibah yang kita alami, mungkin hanya seujung kuku bila dibandingkan dengan tekanana dan ujian yang diterima Rasulullah saw dan para sahabatnya.
terus berjuang! Allah bersama orang-orang yang beriman.
December 3rd, 2008 at 14:19
Assalamu’allaikum bunda Ica,
Coba BANTEN punya Pemimpin kaya bunda, pasti banten akan maju pesat..
saya salut dengan perjuangan yang sudah di lalui bunda, sabar yach dan berjuang terus membela kebenaran, jangan takut sama manusia, yakinlah Allah Swt akan selalu melindungi bunda,
Amin ^_^,
December 5th, 2008 at 16:36
Awalnya…? aku sempat mencibir sama mba icha. Mungkin karena kekalahannya pada pilkada di banten beberapa waktu lalu, dengan perasaan yang kecewa dan hati yang mungkin penuh rasa dendam karena kekalahan itu mencari banyak cara untuk pembenaran dan dia..lah pilihan terbaik mestinya ! Mulai dari mengangkat masalah ijazah..lah dan lain2nya. Tapi setelah membaca artikel “Tak ada dendam dan tak perlu membalas ” Rasanya… mba icha adalah sosok yang Tegar, sabar dan menurut saya penuh kesempurnaan. Sempurna dalam keluarga, dalam karir dan tentunya Hubungan baik pada sesama.
Semoga allah akan membalas perjuangan Mba ya. Dan tentunya akan memetik hasil dari perjuangannya, yang tentunya didukung oleh masyarakatnya. Semangat mba. Teruslah berjuang. Doa dari orang yang bukan siapa2 mba.
December 10th, 2008 at 08:54
Assalamu alaikum mbak icha blok ini membantu sayadalam menelusuri kisah perjalan dalam menuju pentas politik Indonesia agak susah keluar dari sistem yang sd lama hancur karena didalamnya lebiha banyak yng mau berbuat jahat ketimbang yang mau lurus saya bersyukur mbak icha dan kang fausi beserta anak-anak mbak bisa lebih demokrat kedepan sehingga bisa muncul pemimpin-pemimpin yng jujur dan bekerja dengan hati nurani bukan atas dasar kepentingan pribadi Reformasi sebenarnya awal dari kebangkitan tetapi sayang sekali Pelaku dari roda reformasi ini tidak sesuai dengan konsep reformasi sebab kenapa yng menjalankan sistem pemerintahan ya itu-itu juga muncul di benak saya ya apa bedanya orde baru orbe lama dan reformasi, sehingga saya pribadi beranggapan lain kapan bisa kita lawan kekufuran ini setelah masa reformasi masa apa lagi yng mampu mengubah sistem yng sedang berjalan dengan penuh kecurangan ini sebab sepanjang manusia masih memiliki rasa tamak ,serakah, sulit rasanya mencapai sistem kepepimpinan yang bersih dan berwibawah contoh dimana-mana PILKDA di sertai dengan kecurangan yng kuat itulah yng berkuasa akhirnya sebagai generasi baru yah kedepan maunya jadi apa ini negara mbka ichaa semoga semua permasalahan ada solusinya dan mbak icha tetap menulis di blok agar semuanya bisa membaca kepribadian ibu okey bu icha salam dari MAKASSAR semoga ibu dan dan keluarnya beserta anak-anak yng sedang menimbah ilmu di malasyia di berih kesehatan dan ketabahan di panggung politik Amiiinn.
December 10th, 2008 at 20:39
Semakin salut dengan mbak,, wanita yang sholehah,, amiiin,,
December 10th, 2008 at 20:42
mbak icha seperti Aisyah masa kini.. hemmmh,, jadi ngiri deh,, jadi semangat juga,, habisnya mbak perfect banget sech,, betapa beruntungnya ya mas ikang,,
December 12th, 2008 at 00:59
bu icha, mau tanya nih…penasaran sih.
Didetik forum,sub forum gossip ada member yg ber ID marissa_haque apakah itu anda sendiri?
silahkan cek bbrp postingannya
di http://forum.detik.com/showthread.php?t=71554&page=43
trims
December 22nd, 2008 at 07:55
Assalamualaykum, ibu. Subhanallah, tulisan ibu begitu menginspirasi saya. Saya dan teman-teman di komunitas perempuan banten berharap agar ibu diberi kesabaran dan kemudahan dalam berjihad. Doa orang terdhalimi InsyaALLAH dapat terkabul. Wassalam
December 22nd, 2008 at 22:06
seneng deh bu liat keluarga ibu.oiya terima kasih banyak untuk wawancaranya yang di DU. terima kasih ibu mau menyempatkan waktu. salut bgt sama ibu. sukses ya bu.
March 19th, 2009 at 12:01
Very nice information. Thanks for share………
*blogwalking nich….mampir ke tempatq yach..*
April 24th, 2009 at 16:32
Hi mbak dirimu sangat berbakat menjadi penulis esei ya? saya juga menemukan blogspotmu lainnya namun tidak hdiup lagi yaitu du: http:// marissahaquebkkbn.blogspot.com dan http://marissa-haque-pilkada-banten.blogspot.com.
dihidupkan lagi dunk!
Love, Riri.